UMKoe Cetak Generasi Tangguh di Era AI
KUPANG – Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKoe) menegaskan komitmennya mencetak sumber daya manusia yang adaptif, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Hal tersebut disampaikan Rektor UMKoe, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XV Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Utama Kampus UMKoe, Kamis (4/6/2026).
Pada wisuda yang diikuti 167 lulusan tersebut, Nazaruddin mengatakan perkembangan teknologi digital, machine learning, dan AI menuntut perguruan tinggi melakukan transformasi secara menyeluruh.
“Perguruan tinggi harus menjadi pusat solusi bagi masyarakat, bukan menjadi pusat kerumitan. Karena itu, tata kelola yang kokoh, adaptif, inovatif, dan akuntabel menjadi syarat utama membangun universitas yang unggul,” ujarnya.
Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir UMKoe fokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia, penataan organisasi, tata kelola keuangan yang transparan, peningkatan sarana-prasarana, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
UMKoe juga mengembangkan konsep pembelajaran “Joy of Learning” atau belajar yang menyenangkan dan mencerdaskan. Konsep tersebut mendorong mahasiswa memiliki keberanian menghadapi kegagalan, menjaga kesehatan mental, serta membangun kepedulian sosial.
“Lulusan UMKoe tidak boleh hanya pintar di atas kertas. Mereka harus kuat secara mental, memiliki daya adaptasi tinggi, mampu berkolaborasi, dan siap tumbuh bersama perkembangan teknologi,” tegas Nazaruddin.
Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap para alumni menjadi agen transformasi yang mampu menghadirkan solusi, menciptakan lapangan kerja produktif, serta membawa kemajuan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
