![]() |
| Peserta RAKORDA Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Kupang berfoto bersama usai pembukaan kegiatan di Aula SMP Muhammadiyah Kupang, Jumat (03/04/2026). |
KOTA KUPANG, MATALINENEWS – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kupang menggelar Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) pada Jumat–Sabtu, 3–4 April 2026, bertempat di Aula SMP Muhammadiyah Kupang.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kupang, unsur Majelis Dikdasmen PNF, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta seluruh guru dan pegawai di lingkungan PDM Kota Kupang.
Ketua panitia pelaksana, Ainun Selati, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa RAKORDA ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah di Kota Kupang menuju pendidikan yang unggul dan berkemajuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahim antar pimpinan persyarikatan, majelis, guru, dan pegawai.
“Tema yang diusung adalah Penguatan Tata Kelola Pendidikan Muhammadiyah di Kota Kupang yang Unggul, Berkarakter, dan Berkemajuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, materi yang dibahas dalam RAKORDA meliputi kebijakan pengelolaan keuangan dan penertiban aset, aturan kepegawaian di Amal Usaha Muhammadiyah, serta penyusunan RKAS dan RKAT.
Sementara itu, Ketua Dikdasmen PNF PDM Kota Kupang, Dr. H. Umar Ali, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa RAKORDA harus berfokus pada arah strategis kebijakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dan pegawai, koordinasi lintas lembaga dalam pengelolaan keuangan, serta penataan sistem informasi manajemen berbasis digital.
“Penguatan moral dan spiritual seluruh unsur, serta program kerja sekolah yang terarah dan terencana, menjadi kunci kemajuan pendidikan Muhammadiyah,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM NTT, Muhammad Thamrin, M.Pd.I., menekankan pentingnya penjaminan mutu internal di tengah persaingan yang semakin ketat. Ia juga mengingatkan perlunya penguatan kembali ideologi Muhammadiyah bagi seluruh pimpinan, guru, dan pegawai.
Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Ketua PDM Kota Kupang, Drs. Abubakar Qasim, M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa RAKORDA tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin.
“Amal Usaha Muhammadiyah harus bekerja dalam sistem kemitraan untuk membangun ekosistem pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali ruh kepemimpinan kolektif kolegial serta menekankan nilai keikhlasan, kesungguhan, dan kebersamaan dalam ber-Muhammadiyah.
“Antara Muhammadiyah dan Amal Usaha harus maju bersama-sama,” pesannya.
Kegiatan RAKORDA ini diharapkan mampu menghasilkan langkah strategis dalam penguatan tata kelola pendidikan Muhammadiyah di Kota Kupang, sekaligus mendorong peningkatan kualitas lembaga pendidikan yang berdaya saing dan berkarakter. (Red)
