![]() |
| Host Faridum Ahmad bersama narasumber Milanus Alopada (GMF) dan Cakti Flobamorrinci A. Kirie (IMM NTT) saat podcast Mataline News membahas isu kekerasan terhadap aktivis, Rabu (18/3/2026). |
Kupang, 18 Maret 2026 – Channel YouTube Mataline News menayangkan podcast yang membahas isu kekerasan terhadap aktivis serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia, Rabu (18/3/2026).
Podcast yang dipandu oleh Faridum Ahmad tersebut menghadirkan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Flobamora (GMF), Melianus Alopada, dan Ketua Umum DPD IMM NTT, Cakti Flobamorrinci A. Kirie, sebagai narasumber.
Dalam diskusi tersebut, kedua narasumber menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis HAM yang dinilai sebagai bentuk pembungkaman demokrasi.
Cakti Flobamorrinci menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada korban secara individu, tetapi juga menjadi ancaman terhadap kebebasan berpendapat di Indonesia.
“Ini bukan sekadar serangan terhadap individu, tetapi juga terhadap demokrasi itu sendiri,” ujarnya.
Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk mengungkap aktor intelektual di balik kejadian.
Sementara itu, Milanus Alopada menilai bahwa peristiwa tersebut diduga tidak terjadi secara spontan, melainkan memiliki unsur perencanaan.
Menurutnya, aparat kepolisian memiliki kapasitas untuk mengungkap kasus tersebut secara transparan dan profesional.
“Polri harus mampu mengungkap tidak hanya pelaku lapangan, tetapi juga pihak yang berada di belakang peristiwa ini,” katanya.
Kedua narasumber sepakat bahwa penanganan kasus ini menjadi ujian bagi institusi kepolisian dalam menjaga kepercayaan publik.
Mereka juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan agar masyarakat tetap percaya terhadap penegakan hukum.
Di sisi lain, respon solidaritas dari kalangan aktivis, khususnya di Nusa Tenggara Timur, terus menguat. Sejumlah organisasi mahasiswa disebut mulai melakukan diskusi dan konsolidasi untuk mengawal kasus tersebut.
Para narasumber berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas guna mencegah terulangnya kekerasan terhadap aktivis di masa mendatang.
Podcast ini menjadi salah satu upaya Mataline News dalam menghadirkan ruang diskusi publik terkait isu-isu demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia. (tim)
