Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Dari Bundaran Tirosa, Pesan Toleransi Menggema: IAKN Kupang dan PERGUNU NTT Turun ke Jalan Berbagi Takjil untuk Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T20:37:55Z

kampus_iakn_kupang_pw_pergunu_ntt_berbagi_takjil.jpg
Foto: Rektor IAKN Kupang Dr. I Made Suardana, M.Th bersama Ketua PW PERGUNU NTT Sufyanto Minggele, S.Kom., M.Sos serta mahasiswa PMII dan GMKI saat membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di Bundaran Tirosa, Kupang, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas iman dalam memperkuat toleransi dan kepedulian sosial di NTT.

Kota Kupang, matalinenews.id
– Semangat kebersamaan lintas iman kembali terlihat di Kota Kupang. Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang bersama PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Nusa Tenggara Timur menggelar aksi sosial berbagi takjil dan santunan bagi kaum duafa di Bundaran Tirosa, Jumat (13/3/2026).


Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum berbagi di bulan Ramadan, tetapi juga simbol kuat harmoni dan persaudaraan antarumat beragama di NTT. Sejumlah organisasi mahasiswa dan mitra turut bergabung, di antaranya PMII Kupang, GMKI, serta Hotel Sasando.


Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk nyata pengabdian kampus kepada masyarakat.


“IAKN Kupang bersyukur dapat menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil dan santunan bagi duafa bersama berbagai pihak. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan bahwa semangat kehidupan bersama yang harmonis terus terjaga,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa IAKN Kupang berkomitmen menjadi kampus moderat, inklusif, dan kampus harmoni yang hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap kampus akan terus dikembalikan melalui kontribusi keilmuan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.


“IAKN Kupang ingin terus hadir menjawab berbagai pergumulan sosial kemasyarakatan dan sosial keagamaan. Kami berharap kegiatan seperti ini semakin memperkuat peran kampus dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua PW PERGUNU NTT, Sufyanto Minggele, S.Kom., M.Sos, menilai sinergi antara PERGUNU NTT dan IAKN Kupang telah terjalin secara positif melalui berbagai kegiatan bersama.


Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Rektor IAKN Kupang juga hadir dalam talk show saat pelantikan PW PERGUNU NTT serta dalam kegiatan buka puasa bersama PWNU NTT.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dr. Saprillah, M.Si, Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar, yang menyampaikan materi tentang pengembangan sumber daya manusia berbasis eko-teologi.


“Beliau menyampaikan tiga pesan penting, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan alam. Tiga hal ini menjadi fokus penting dalam pengembangan kolaborasi ke depan,” jelas Sufyanto.


Ia berharap sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat ini terus membawa dampak positif bagi penguatan toleransi di NTT.


“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat semangat toleransi di Kupang sebagai Kota Kasih. Kebersamaan seperti ini menjadi bukti bahwa perbedaan justru memperkaya kehidupan kita bersama,” pungkasnya. (Cak)