![]() |
| Foto: Penyerahan Hadiah Lomba Gebyar Ramdhan 1447 H/2026 M (dok.fd/matalinenews) |
KUPANG, MATALINENEWS.ID – Kegiatan Penutupan Gebyar Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh FKG PAI TK, KKG PAI SD, MGMP PAI SMP dan SMA/SMK se-Kota Kupang berlangsung khidmat pada Senin (02/03/2026) di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang.
Mengusung tema “Membangun Karakter Qur’ani: Mengintegrasikan Iman, Ilmu, dan Akhlak Mulia di Bulan Ramadan”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus informasi.
Acara ini turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Kupang, para Kepala Seksi lingkup Kemenag Kota Kupang, Pengawas PAI dan Madrasah, serta guru-guru PAI dari seluruh Kota Kupang.
Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Gebyar Ramadan tahun ini. Ia menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak, karakter, dan kepribadian luhur peserta didik.
“PAI tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Islam agar peserta didik beriman, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ajang Silaturahmi dan Peningkatan Prestasi
Gebyar Ramadan 1447 H bertujuan untuk:
Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
Mempererat silaturahmi antar peserta didik dan guru
Mengasah kemampuan serta prestasi siswa
Adapun jenis lomba yang dipertandingkan meliputi:
Tahfiz Al-Qur’an
Tilawatil Qur’an
Pidato
Peserta berasal dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kota Kupang dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 50 persen. Sumber anggaran kegiatan ini berasal dari swadaya guru PAI se-Kota Kupang.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kota Kupang, Samsudin Ridwan, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu hanya satu TK yang mengikuti, namun tahun ini meningkat menjadi empat TK. Yang paling tinggi partisipasinya adalah TK Aisyiyah,” jelasnya.
Untuk tingkat SD, jumlah peserta meningkat dari 12 menjadi 49 siswa. Tingkat SMP yang sebelumnya hanya diikuti delapan peserta, tahun ini melonjak menjadi 31 peserta. Sementara tingkat SMA/SMK yang sebelumnya hanya diikuti empat sekolah, kini meningkat menjadi 31 peserta.
Ia berharap pada Gebyar Ramadan tahun 2027 mendatang jumlah peserta semakin meningkat, bahkan direncanakan akan ada penambahan cabang lomba cerdas cermat.
Selain itu, pada April 2026 mendatang akan digelar lomba serupa oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan pengumuman pemenang pada 2 Mei 2026. Guru-guru agama diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk mengikuti tiga mata lomba: tahfiz, pidato, dan tilawah, serta tetap menjaga sportivitas.
Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Kupang Melkianus Tofilus Rensini, S.Sos., MAB, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap nilai-nilai moderasi beragama dapat terus diwariskan kepada generasi muda.
“Kita berharap pesan-pesan agama dapat disampaikan dengan baik, sejuk, dan damai sehingga membawa keberkahan serta kebaikan bagi semua,” ujarnya.
Acara penutupan juga diisi dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Kyai Haji Pua Monto Umbu Nay sebelum akhirnya kegiatan Gebyar Ramadan 1447 H/2026 M secara resmi ditutup.
Dengan semangat kebersamaan dan peningkatan prestasi yang signifikan, Gebyar Ramadan tahun ini menjadi bukti komitmen guru-guru PAI Kota Kupang dalam membangun karakter Qur’ani bagi generasi penerus bangsa. (**/red)




