Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Refleksi OLIMPICAD VIII Makassar: Lebih dari Sekadar Medali

Senin, 23 Februari 2026 | Februari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T17:04:45Z

sd_muhammadiya_2_kupang_olimpicad)_xiii
Foto: Rombongan Olimpicad 8 Utusan Sekolah Muhammadiyah Se- Kota Kupang (matalinenews)

MATALINENEWS.ID
—  OLIMPICAD VIII di Makassar bukan sekadar panggung adu kecerdasan. Ia adalah cermin tentang bagaimana pendidikan seharusnya bekerja: membentuk manusia seutuhnya, bukan hanya mengumpulkan angka dan piala. Di tengah riuh kompetisi, saya melihat sesuatu yang lebih dalam dari sekadar soal dan jawaban—saya melihat karakter sedang ditempa.


Dalam setiap lomba, para siswa memang diuji secara akademik. Namun sesungguhnya yang sedang dipertaruhkan bukan hanya kemampuan berpikir, melainkan keberanian tampil, ketangguhan menghadapi kegagalan, dan kematangan mengelola emosi. Ada anak-anak yang mungkin tidak berdiri di podium juara, tetapi pulang dengan kepercayaan diri yang tumbuh. Ada yang belajar bahwa kalah bukan akhir, melainkan bagian dari proses panjang menjadi lebih baik.


Inilah makna kompetisi yang sering terlupakan. Kita terlalu sering terjebak pada hasil, pada medali, pada ranking. Padahal pendidikan sejati justru terjadi dalam proses—saat siswa belajar disiplin bangun pagi untuk latihan, belajar mengatur waktu, belajar menerima kritik, dan belajar menghargai usaha teman. Kemenangan memang membanggakan, tetapi ketekunan dan ketahanan mental adalah bekal yang jauh lebih berharga untuk masa depan mereka.


OLIMPICAD juga menghadirkan ruang perjumpaan yang istimewa. Sekolah-sekolah Muhammadiyah dari berbagai provinsi berkumpul dalam satu semangat persyarikatan. Perbedaan latar belakang melebur dalam nilai kebersamaan dan ukhuwah. Di sana, para siswa tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa semangat persaudaraan yang melampaui batas daerah.


Makassar menjadi saksi bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu. Ia adalah perjalanan membangun karakter, memperluas wawasan, dan menanamkan nilai. OLIMPICAD VIII mengingatkan kita bahwa tugas pendidikan bukan hanya mencetak juara, tetapi menumbuhkan generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi kehidupan.


Pada akhirnya, mungkin medali akan tersimpan di lemari. Namun pelajaran tentang kerja keras, sportivitas, dan kebersamaan akan tinggal lebih lama di hati para peserta didik. Dan di situlah, menurut saya, makna sejati OLIMPICAD menemukan tempatnya.


Oleh: Fatmawati Zakariah (Guru SD Muhammadiyah 2 Kupang)