
Ketua Umum PMII Cabang Kupang (Farqih Pradana)
Kupang, matalinenews – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kupang mengeluarkan apresiasi resmi terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang mengalokasikan anggaran Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) sebesar 500 juta rupiah untuk setiap Kelurahan di wilayah Kota Kupang. Kebijakan ini diumumkan melalui surat edaran resmi dari Badan Pembangunan Daerah(BAPPEDA) Kota Kupang pada awal bulan ini dan akan berlaku mulai tahun anggaran 2026.
Keputusan ini dinilai sebagai langkah yang strategis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat tingkat dasar, mengingat selama ini banyak permasalahan pembangunan di tingkat Kelurahan yang belum teratasi secara optimal akibat keterbatasan anggaran. Menurut Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Kupang,Farqhih Pradana,alokasi anggaran per Kelurahan memiliki dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah. (23 Februari 2026)
"Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot Kupang dalam mengalokasikan anggaran Musrembang sebesar 500 juta rupiah per Kelurahan. Ini adalah angin segar sekaligus bukti nyata bahwa pemerintah daerah peduli dengan kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah," ujarnya dalam jumpa pers yang digelar di Sekretariat Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Kupang,
Senin pagi (23/2).
Menurut pihaknya, kebijakan ini memiliki beberapa manfaat utama, antara lain:
- Memberdayakan warga lokal untuk berperan langsung dalam merencanakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lingkungan masing-masing. Hal ini akan membuat program pembangunan lebih relevan dan tepat sasaran, karena warga yang paling memahami kondisi wilayahnya sendiri.
- Mempercepat pelaksanaan program pembangunan dengan distribusi anggaran yang jelas dan terarah. Sehingga polanya benar-banar bottom up (dari bawah ke atas), dan terlaksananya pemerataan pembangunan kota Kupang ditahun 2027
• Mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah, sehingga tercipta sinergi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai Aktivis mahasiswa yang peduli dengan pembangunan daerah, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Kota Kupang menyampaikan, bahwa masyarakat harus proaktif dalam proses Musrembang di Kelurahannya masing-masing di Kota Kupang.
Selain itu, pergerakan juga akan melakukan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan program yang direncanakan melalui anggaran tersebut. Tujuan utama adalah memastikan bahwa alokasi anggaran dapat memberikan manfaat yang merata dan optimal bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Kupang, terutama bagi kelompok yang kurang mampu dan terdampak oleh kesenjangan pembangunan.
"Kami berharap kebijakan ini dapat dijalankan dengan baik dan menjadi contoh bagi kebijakan pembangunan lainnya yang lebih memperhatikan peran serta kebutuhan masyarakat. Selain itu, kami juga mengajak pemerintah Kota Kupang untuk aktif mengawal Anggaran yang digelontorkan agar tepat sasaran dan Sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat berpartisipasi," tambah ketua umum PMII Kota Kupang.
**Ketua Umum Cabang PMII Kota Kupang** (Farqih Pradana)



