![]() |
Kupang, NTT — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui LLDIKTI Wilayah XV sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Mahasiswa KIP Kuliah bertema “Potensi Mahasiswa KIP Kuliah untuk Sukses Berkarya Meraih Masa Depan.”
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 Oktober 2025 di Hotel Harper Kupang, diikuti oleh ratusan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang.
Bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas, karakter, dan semangat berkarya mahasiswa penerima KIP Kuliah agar mampu menjadi generasi muda yang unggul, berprestasi, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha. Selama kegiatan, para peserta mendapat berbagai materi pembinaan seputar kepemimpinan, kewirausahaan, pengembangan diri, hingga strategi menghadapi tantangan masa depan.
Salah satu peserta, Askilyon Adu atau akrab disapa Anto Adu, yang juga merupakan Badan Pengurus Forum Mahasiswa KIP Kuliah (Formakip) Universitas Muhammadiyah Kupang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Bimtek ini menjadi wadah luar biasa bagi kami untuk menumbuhkan semangat berkarya dan membangun jejaring antar mahasiswa penerima KIP Kuliah dari berbagai kampus di Kota Kupang. Kami belajar bukan hanya tentang bagaimana menjadi mahasiswa berprestasi, tetapi juga bagaimana berkontribusi bagi masyarakat dan masa depan bangsa,” ujar Anto.
Ia menambahkan, program ini memberi dorongan moral bagi mahasiswa agar memandang bantuan pendidikan dari pemerintah bukan sekadar fasilitas, melainkan juga tanggung jawab untuk membalas kesempatan dengan karya nyata.
Selain memperkuat semangat individual, kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antarperguruan tinggi di Kupang dalam mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Melalui pembinaan ini, mahasiswa penerima KIP Kuliah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi diri, menjadi inspirasi bagi sesama mahasiswa, serta turut mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur.
Dengan semangat “Berkarya untuk Masa Depan Bangsa,” kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kemendikbudristek dan LLDIKTI Wilayah XV dalam memfasilitasi pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berkelanjutan. (**)
