Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan

demo_universitas_muhammadiyah_kupang_umkoe

Koordinator Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat Delki Loy bersama pimpinan Universitas Muhammadiyah Kupang usai audiensi membahas sejumlah tuntutan mahasiswa di Ruang Senat UMKoe, Senin (2/11/2026). (Foto: MATALINENEWS.ID)


KUPANG, MATALINENEWS.ID
– Sejumlah tuntutan yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat mendapat respons positif dari pihak Rektorat Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKoe). Pihak kampus menyatakan terbuka terhadap kritik, masukan, serta aspirasi mahasiswa sebagai bagian dari upaya perbaikan institusi.


Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat diterima langsung oleh Wakil Rektor III UMKoe, Dr. Ir. Syamsul Bahri, MM, bersama Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Sekretaris UMKoe, Prof. Zainur Wula, M.Si. Pertemuan berlangsung di Ruang Senat UMKoe, Senin (2/11/2026) pagi.


Usai audiensi, Koordinator Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Delki Loy, menyampaikan apresiasi kepada pihak rektorat yang telah menerima massa aksi secara terbuka dan memberikan respons terhadap sejumlah tuntutan yang disampaikan mahasiswa.


Adapun tuntutan mahasiswa meliputi penyediaan dua unit lift pada Gedung F dan Gedung B yang digunakan untuk kegiatan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), perluasan aula kampus agar dapat menunjang pelaksanaan wisuda, serta penghentian praktik pungutan liar oleh dosen terhadap mahasiswa.


Mahasiswa juga meminta agar pihak rektorat mengambil langkah tegas terhadap dugaan pungutan liar. Apabila masih ditemukan praktik tersebut, mahasiswa diminta segera melaporkannya kepada pihak rektorat, khususnya Wakil Rektor III.


Selain itu, aliansi berharap Rektor UMKoe dapat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian dalam pelaksanaan wisuda yang sempat viral di media sosial. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memperbaiki citra universitas ke depan.


Rektorat Terbuka terhadap Kritik Mahasiswa


Wakil Rektor III UMKoe, Dr. Ir. Syamsul Bahri, MM, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dan kritik secara langsung kepada pihak kampus.


Menurutnya, pihak universitas tidak akan menutup diri terhadap berbagai masukan mahasiswa. Sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam audiensi tersebut akan diterima dan segera dilaporkan kepada Rektor untuk ditindaklanjuti.


Ia juga mengapresiasi perhatian mahasiswa terhadap berbagai peristiwa yang menjadi sorotan publik, termasuk pelaksanaan wisuda beberapa waktu lalu. Menurutnya, kritik dan masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi universitas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan kegiatan akademik.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa setiap masukan perlu disaring dan dipertimbangkan secara objektif agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat.


Aula UMKoe Akan Dievaluasi dan Dikembangkan


Terkait tuntutan perluasan aula, pihak universitas menjelaskan bahwa evaluasi telah dilakukan setelah pelaksanaan wisuda pada 28 Oktober 2026. Rektor disebut telah menyampaikan rencana untuk menindaklanjuti kebutuhan pengembangan aula, termasuk kemungkinan perluasan dalam waktu dekat.


Selain perluasan ruangan, universitas juga berencana melengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk videotron, guna menunjang pelaksanaan kegiatan akademik dan seremonial kampus.


Pihak rektorat menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda sebelumnya merupakan bagian dari upaya menghadirkan suasana berbeda di lingkungan kampus sendiri. Universitas ingin menciptakan atmosfer kebersamaan sekaligus memberikan kesempatan kepada orang tua untuk melihat secara langsung lingkungan tempat anak-anak mereka menempuh pendidikan selama kurang lebih empat tahun.


Keinginan tersebut, menurut pihak universitas, juga menjadi bagian dari cita-cita Rektor yang disampaikan dalam pelaksanaan wisuda pada 28 Oktober lalu.


Audiensi ini diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara mahasiswa dan pimpinan universitas dalam membangun UMKoe yang lebih baik, transparan, responsif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.


Penulis: FD

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan
  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan
  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan
  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan
  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan
  • Aliansi Mahasiswa Muhammadiyah Menggugat, Rektorat UMKoe Respons Tuntutan