Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak

rektor-umkoe-wisuda-lulusan-berdampak-masyarakat
Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menyampaikan sambutan pada Wisuda ke-37 Program Sarjana dan Wisuda ke-3 Program Pascasarjana Periode II di halaman kampus UM.KOE, Rabu (28/10/2026). (Foto: Matalinews.id)

KUPANG, MATALINEWS.ID
– Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang (UM.KOE), Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu memberdayakan manusia, membentuk kemandirian, serta melahirkan lulusan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.


Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan pada Wisuda ke-37 Program Sarjana dan Wisuda ke-3 Program Pascasarjana Periode II Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (28/10/2026), yang berlangsung di halaman kampus UM.KOE.


Menurut Nazaruddin, pendidikan yang bermutu harus membekali mahasiswa dengan kemampuan mengembangkan potensi diri, keterampilan hidup (life skills), dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi tantangan masa depan.


Ia menekankan bahwa lulusan UM.KOE harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.


“Pendidikan di Muhammadiyah bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, tetapi sesungguhnya adalah alat untuk memberdayakan manusia,” demikian pesan utama Rektor dalam sambutannya.


Lulusan Harus Mengutamakan Kepentingan Masyarakat


Nazaruddin berharap para wisudawan dan wisudawati tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi setelah meninggalkan kampus, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan masyarakat.


Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Islam dan semangat berkemajuan Muhammadiyah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan sesama warga tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.


Menurutnya, sikap inklusif, kepedulian sosial, dan semangat hidup berdampingan secara damai merupakan bagian penting dari pendidikan yang membentuk manusia seutuhnya.


Ia juga mengajak para alumni untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda dengan mengabdikan kemampuan dan keahlian bagi kepentingan bangsa, bukan hanya untuk kelompok atau golongan tertentu.


Momentum wisuda yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, dinilainya sebagai pengingat bahwa generasi terdidik memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat persatuan dan mendorong kemajuan Indonesia.


UM.KOE Perkuat Mutu dan Tata Kelola Kampus


Dalam sambutannya, Nazaruddin turut menyampaikan komitmen Universitas Muhammadiyah Kupang untuk terus melakukan konsolidasi pengembangan sumber daya manusia, khususnya dosen dan tenaga kependidikan.


Pembenahan tata kelola kelembagaan serta pengembangan infrastruktur kampus juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang semakin baik dan menyenangkan.


Ia menjelaskan, pelaksanaan wisuda di halaman kampus merupakan pilihan yang diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan kapasitas auditorium. Ke depan, pihak universitas berharap dapat memperluas fasilitas tersebut agar mampu menampung lebih banyak wisudawan dan tamu undangan.


Nazaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, wisudawan, undangan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan wisuda. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekitar apabila kegiatan tersebut menimbulkan keramaian atau gangguan lalu lintas.


LLDIKTI XV: Wisudawan Berperan Menuju Indonesia Emas 2045


Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UM.KOE.


Ia menegaskan bahwa para lulusan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.


LLDIKTI Wilayah XV, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi koordinasi, konsolidasi, dan integrasi dengan berbagai pihak untuk memastikan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur berjalan dengan baik.


Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung program prioritas kementerian dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Wisuda ini menjadi momentum bagi para lulusan UM.KOE untuk memasuki tahap pengabdian yang lebih luas. Gelar akademik yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bekal untuk berkarya, menjaga persatuan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Indonesia. (Fd)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak
  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak
  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak
  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak
  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak
  • Rektor UM.KOE Tegaskan Wisuda Harus Lahirkan Lulusan Berdampak