Masjid Nyaris Roboh di Nanga Rema Kini Berdiri Megah, Amal Mulia Hadir Bawa Perubahan
![]() |
| Peresmian Masjid Al-Mujahidin di Nanga Rema oleh Yayasan Amal Mulia bersama masyarakat setempat, Minggu (3/5/2026). |
Matalinenews.id – Yayasan Amal Mulia meresmikan Masjid Al-Mujahidin yang berlokasi di Kampung Nanga Rema, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu (3/5/2026). Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen yayasan dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang layak bagi umat Muslim di wilayah tersebut.
Masjid Al-Mujahidin dibangun melalui program wakaf yang diinisiasi Yayasan Amal Mulia, sebuah lembaga sosial sekaligus nazir wakaf yang fokus pada isu-isu kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan masjid, yayasan juga mengembangkan wakaf produktif di sektor pertanian, peternakan, serta berbagai usaha lainnya.
Berdiri sejak 2017, Yayasan Amal Mulia awalnya bergerak dalam aksi kepedulian terhadap Palestina. Seiring waktu, pada 2019 yayasan memperluas jangkauan programnya ke tingkat nasional, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di NTT, berbagai program telah dijalankan, mulai dari pembangunan masjid, penyediaan sumur, hingga akses air bersih. Khusus untuk Masjid Al-Mujahidin, yayasan juga memberikan bantuan sebesar Rp17 juta untuk perbaikan fasilitas listrik melalui PLN, termasuk pengadaan inverter dan biaya jasa teknis, sehingga listrik di masjid dapat berfungsi optimal.
Manager Divisi Pengembangan Program dan Partnership Yayasan Amal Mulia, Lutfi Rifa Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat atas kerja sama yang luar biasa hingga masjid ini bisa diresmikan dan digunakan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa haru dan bangga atas selesainya pembangunan masjid, serta komitmen yayasan untuk melanjutkan program penyediaan air bersih bagi masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan masjid ini menjadi pusat ukhuwah dan membawa keberkahan bagi masyarakat. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengupayakan akses air bersih untuk masjid ini,” tambahnya.
Sementara itu, Imam Masjid Al-Mujahidin, Muhidin Yamin, mewakili masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Yayasan Amal Mulia dan para donatur.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan masjid dimulai dari nol sejak 31 Oktober 2025 hingga selesai pada 3 Mei 2026. Sebelumnya, kondisi masjid sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan karena atap bocor dan tidak layak digunakan.
“Alhamdulillah, berkat bantuan Yayasan Amal Mulia, kini masjid kami berdiri kokoh dan layak digunakan untuk beribadah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin meningkatkan ibadah,” ungkapnya.
Muhidin juga mendoakan para donatur agar segala bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. (red)
