Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”

zulkifli_hasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE), Jumat (15/5/2026), menyoroti ekonomi rakyat, UMKM, dan keberanian generasi muda.

KOTA KUPANG — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE), Jumat (15/5/2026). Dalam kesempatan itu, Zulhas menegaskan pentingnya keberanian generasi muda menghadapi masa depan serta perlunya negara berpihak kepada rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi pasar bebas.


Di hadapan ratusan mahasiswa, Zulkifli Hasan membuka materinya dengan menyebut Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai salah satu kampus terbaik di Nusa Tenggara Timur.


“Kampus Muhammadiyah Kupang adalah kampus terbaik,” ujar Zulhas yang langsung disambut tepuk tangan mahasiswa.


Suasana kuliah umum berlangsung interaktif. Zulhas beberapa kali mengajak mahasiswa maju ke depan untuk menjawab pertanyaan dan memberikan hadiah berupa tablet kepada mahasiswa yang berani tampil.


Menurutnya, keberanian menjadi kunci utama kesuksesan seseorang.


“Mau jadi bupati harus berani maju, mau jadi gubernur harus berani tampil, mau jadi presiden juga harus berani. Kunci sukses itu keberanian,” tegasnya.


Selain memberi motivasi kepada mahasiswa, Zulhas juga menyinggung kondisi ekonomi nasional. Ia menilai sistem pasar bebas selama puluhan tahun membuat sektor ekonomi rakyat semakin terdesak oleh kekuatan pemodal besar.


Zulhas menjelaskan, pada masa lalu sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan rakyat mendapat perlindungan negara sehingga usaha kecil tetap hidup dan berkembang.


“Sekarang yang punya modal besar masuk sampai ke desa-desa. UMKM dan rakyat kecil semakin sulit bersaing,” katanya.


Karena itu, lanjut Zulhas, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah mendorong penguatan ekonomi Pancasila melalui koperasi, UMKM, dan program pembangunan desa produktif.


Ia juga menekankan pentingnya swasembada pangan agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor.


“Kalau kita impor beras, yang sejahtera petani negara lain. Tapi kalau swasembada, petani Indonesia yang maju,” ujarnya.


Dalam kuliah umum tersebut, Zulhas turut menyoroti nasib nelayan dan petani yang dinilai masih lemah dalam akses pasar dan pembiayaan. Pemerintah, kata dia, akan memperkuat koperasi desa dan koperasi nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Di akhir penyampaiannya, Zulhas mengajak mahasiswa untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi masa depan Indonesia.


“Indonesia tidak akan maju tanpa SDM unggul. Karena itu pendidikan menjadi sangat penting,” tutupnya. (Red)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”
  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”
  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”
  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”
  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”
  • Zulkifli Hasan: Rakyat Kecil Jangan Kalah oleh Pemodal Besar”