![]() |
Lembata, 1 Maret 2026 — Bulan suci Ramadhan bukan sekadar momentum menahan hawa nafsu lahir dan batin, tetapi juga menjadi bulan tarbiyah atau pendidikan bagi umat Islam. Berangkat dari semangat tersebut, Remaja Masjid Al Markas Berkat Ilahi Leuwutung kembali menggelar program tahunan Pesantren Ramadhan Jilid V 1447 H/2026 M.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 6 hingga 8 Maret 2026, bertempat di MIS Siti Harfan Leuwutung. Pesantren Ramadhan terbuka untuk umum bagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Februari dan akan ditutup pada 6 Maret 2026.
Ketua Remaja Masjid Al Markas Berkat Ilahi Leuwutung, Ijal Lamawulo, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Remaja Berdaya untuk Kemanusiaan.”
Menurutnya, tema tersebut lahir dari keprihatinan atas berbagai persoalan remaja yang kian mengkhawatirkan, seperti tawuran, tindakan anarkis, rendahnya literasi sosial dan digital, pergaulan bebas, konsumsi minuman keras, hingga paparan pornografi yang berujung pada kekerasan seksual di bawah umur.
“Kami memandang penting adanya langkah preventif untuk meminimalisir efek domino dari dinamika kenakalan remaja melalui pembinaan intensif selama tiga hari dalam Pesantren Ramadhan ini,” ujar Ijal.
Sementara itu, Koordinator Seksi Program, Syamsul Thaib, menjelaskan bahwa terdapat sembilan materi inti dalam proses pembelajaran tahun ini, yakni kesehatan reproduksi remaja, literasi digital, kepemimpinan remaja masjid, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), pencegahan perkawinan anak, fiqih ibadah praktis, manajemen organisasi remaja masjid, tuntunan ibadah Ramadhan, serta etika pergaulan dan akhlak mulia.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan didampingi instruktur yang kompeten serta melibatkan praktisi di bidangnya masing-masing.
“Pesantren Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ruang belajar bersama untuk menjawab tantangan zaman modern dan memastikan generasi Islam kembali menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan dan peradaban,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan masyarakat, kegiatan ini juga direncanakan turut dihadiri anggota legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Lembata, tokoh umat di wilayah Desa Umaleu, kepala desa, serta majelis taklim dari tiga masjid setempat.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, Pesantren Ramadhan Jilid V diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial tinggi di tengah dinamika perkembangan zaman. (syam)




