![]() |
| Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., saat menyampaikan motivasi kepemimpinan kepada kader IKIF dalam PKTD 2025 di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana. |
Koat Kupang — Pendidikan Kader Tingkat Dasar (PKTD) Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF) 2025 memasuki hari keduanya dengan menghadirkan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., sebagai pemateri sekaligus motivator kepemimpinan. Kegiatan berlangsung di Aula Rektorat Undana, Kupang, dan diikuti puluhan kader muda Fatuleu, Minggu 23/11/ 2025.
Dalam penyampaiannya, Prof. Max menekankan pentingnya membangun kepemimpinan sejak dini. Ia mendorong seluruh peserta PKTD untuk mulai melatih kemampuan memimpin dari diri sendiri sebelum memimpin orang lain.
Pemimpin Harus Punya Misi, Aksi, dan Pengaruh
Prof. Max menyampaikan bahwa seorang pemimpin ideal harus memiliki tiga unsur penting: misi yang jelas, tindakan nyata, dan kemampuan mempengaruhi orang lain.
“Pemimpin itu harus mampu menginspirasi dan menggerakkan orang lain menuju tujuan bersama. Pengaruh positif itu lahir dari karakter, integritas, dan kemampuan mengambil keputusan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa perkembangan daerah, termasuk wilayah Fatuleu, sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang siap memimpin dan menghadirkan perubahan.
IKIF Siapkan Kader untuk Masa Depan
Ketua IKIF, Asten Bait, menyambut baik kehadiran Rektor Undana dalam kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan tokoh akademik merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan kader-kader Fatuleu yang visioner.
“Kehadiran Prof. Max merupakan dorongan besar bagi kami. PKTD ini adalah upaya organisasi mempersiapkan kader yang kritis, bermartabat, dan berkarakter kuat untuk menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Asten.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi dan misi IKIF untuk membentuk karakter, mentalitas, dan pola pikir kaum muda agar siap menghasilkan perubahan yang signifikan bagi daerah.
Asten berharap kader IKIF mampu mengimplementasikan semboyan organisasi “Mafut Nekaf Tanoina Ok-oke Tamasab pah Fatuleu”, yang bermakna menyatukan pikiran untuk belajar bersama membangun Fatuleu.
PKTD 2025 Digelar Empat Hari
PKTD IKIF 2025 berlangsung dari 22–25 November 2025 dengan tema:
“Bersatu untuk Belajar Menggapai Mimpi Bersama”.
Kegiatan meliputi materi kepemimpinan, pengembangan karakter, serta penguatan visi kader untuk pembangunan daerah. (red)
,%20Prof.%20Dr.%20drh.%20Maxs%20U.%20E.%20Sanam,%20M.Sc.jpeg)



