Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Rakerwil PWM NTT 2026 Tekankan Dakwah Inklusif dan Program Terukur demi Kesejahteraan Bangsa

Sabtu, 14 Februari 2026 | Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-14T04:34:33Z

rapim_pimpinan_wilayah_muhammadiyah_ntt
Peserta Rapat Kerja Wilayah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (PWM NTT) berfoto bersama usai pembukaan Rakerwil 2026 bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” di Aula Gedung G Kampus Muhammadiyah Kupang, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 60 peserta dari unsur pimpinan wilayah, majelis, lembaga, organisasi otonom, dan Amal Usaha Muhammadiyah se-NTT.

MATALINENEWS.ID –
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (PWM NTT) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026 dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” di Aula Gedung G Kampus Muhammadiyah Kupang, Sabtu (14/2). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan dan menetapkan program kerja selama masa periode kepemimpinan berjalan.


Rakerwil dihadiri lebih dari 60 peserta yang terdiri dari unsur  Pimpinan Wilayah, ketua dan sekretaris majelis dan lembaga, 14 perwakilan organisasi otonom (Ortom) tingkat wilayah, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sebagai peserta peninjau.


Bahas Program Kerja Satu Tahun ke Depan


Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Syarif, SE, SH, MH, M.Hum, menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerwil merupakan amanat Anggaran Dasar Pasal 33 dan Anggaran Rumah Tangga Pasal 33, yang mengatur rapat kerja wilayah dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.


“Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk membahas dan menyepakati program kerja selama satu tahun ke depan, khususnya target jangka pendek yang realistis dan bisa dilaksanakan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa setiap majelis dan lembaga diharapkan mampu melaksanakan minimal satu program kerja dalam setahun. Menjelang bulan Ramadan, majelis yang membidangi tabligh didorong untuk mengintensifkan kegiatan dakwah dan sosial keagamaan.


Agenda Rakerwil difokuskan pada dua hal utama, yakni pembahasan program kerja melalui komisi-komisi dan pleno penetapan keputusan. Hasil pleno akan didistribusikan kepada seluruh majelis dan lembaga sebagai pedoman pelaksanaan program ke depan.

rapim_pwm_ntt

Dorong Dakwah Inklusif dan Berkemajuan


Ketua PWM NTT, Mukhsin, S.Ag., MH, dalam arahannya menekankan pentingnya orientasi pada Muhammadiyah berkemajuan yang inklusif, humanis, dan relevan dengan tantangan zaman.


“Pilar dakwah Muhammadiyah mencakup pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Karena itu, pendekatan dakwah harus inklusif dan solutif, meninggalkan pola lama yang tidak produktif,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa masa kepengurusan tinggal dua tahun, sehingga seluruh program harus dirancang secara fokus, terukur, dan dapat dievaluasi.


“Dua tahun bukan waktu yang singkat. Jika kita kompak dan terarah, hasilnya akan terlihat nyata,” katanya.


Perkuat Struktur dan Integritas Organisasi


Dalam kesempatan tersebut, Mukhsin juga menyoroti pentingnya penguatan kolektif kolegial serta sinergi antarstruktur, mulai dari wilayah, daerah, cabang hingga ranting. Ia menilai pembentukan dan penguatan ranting Muhammadiyah menjadi salah satu indikator kesehatan organisasi.


“Keberhasilan adalah keberhasilan bersama. Hilangkan ego sektoral dan perkuat sinergi,” ujarnya.


Selain itu, peningkatan integritas sumber daya manusia menjadi perhatian penting. Menurutnya, integritas berarti kesesuaian antara ucapan dan perbuatan dalam menjalankan amanah organisasi.


Menutup arahannya, Mukhsin mengajak seluruh kader untuk menghidupkan Muhammadiyah dengan keikhlasan dan semangat pengabdian.


“Siapa lagi kalau bukan kita yang membesarkan Muhammadiyah di NTT. Muhammadiyah besar, dan tugas kita menjadikannya semakin kuat dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.


Melalui Rakerwil 2026 ini, PWM NTT berharap lahir program-program yang fokus, realistis, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (fd)