Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1

cegah-stunting-mahasiswa-umk-turun-ke-desa-hoelea-1
Mahasiswa KKN UMKOE bersama Bidan Desa Hoelea 1 dan kader kesehatan saat memberikan sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat.

LEMBATA, MATALINENEWS.ID
— Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKoe) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Hoelea 1, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengedukasi warga tentang pentingnya pencegahan stunting.


Kepada media ini Via WhatsApp Selasa (18/08) dijelaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang berlangsung Senin, 10 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak serta pemenuhan gizi sejak dini.


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMKoe berkolaborasi dengan Bidan Desa Hoelea 1, Bidan Dewi, bersama kader-kader kesehatan desa. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat edukasi kesehatan berbasis masyarakat.


Sosialisasi menghadirkan Asmawati, yang akrab disapa Aca, dan Safira sebagai pemateri. Keduanya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai stunting, mulai dari pengertian, faktor penyebab, dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, hingga langkah-langkah pencegahannya.


Para pemateri menekankan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini dan membutuhkan perhatian bersama, khususnya terhadap kesehatan ibu selama masa kehamilan serta pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak.


Masyarakat juga diajak memperhatikan pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi anak, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala melalui layanan kesehatan yang tersedia di desa.


Antusiasme masyarakat terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kesehatan ibu dan anak, termasuk persoalan yang mereka hadapi dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga tumbuh kembang anak.


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMKoe berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan stunting serta membangun generasi yang sehat dan berkualitas.


Bagi mahasiswa KKN UMKoe, keterlibatan langsung dalam edukasi kesehatan juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya menghadirkan pengetahuan dan kepedulian di tengah persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian bersama. (Tim)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1
  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1
  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1
  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1
  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1
  • Cegah Stunting, Mahasiswa UMKOE Turun ke Desa Hoelea 1