45 Rumah Rusak, 576 Warga Nampar Sepang Mengungsi di Gunung
![]() |
| Warga Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, mengungsi di kawasan pegunungan dan menempati posko darurat dengan fasilitas terbatas. (Foto: Dokumentasi/Warga) |
MATIM, MATALINENEWS.ID — Kondisi warga Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, masih memprihatinkan. Berdasarkan data sementara yang diterima, sedikitnya 45 rumah warga mengalami kerusakan, termasuk dua masjid dan satu kapela yang berada di wilayah desa tersebut.
Kerusakan tersebut membuat ratusan warga harus meninggalkan rumah dan mencari tempat yang dinilai lebih aman. Saat ini, sekitar 576 warga Desa Nampar Sepang dilaporkan mengungsi di kawasan pegunungan dan menempati posko-posko darurat dengan fasilitas yang masih sangat terbatas.
Di lokasi pengungsian, warga harus bermalam dengan kondisi serba kekurangan. Sebagian menggunakan terpal sebagai alas tidur, sementara tenda darurat menjadi tempat berlindung dari kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.
Kebutuhan dasar warga juga masih menjadi persoalan. Para pengungsi membutuhkan dukungan berupa sembako, tempat tidur atau alas yang layak, tenda, air bersih, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya.
Situasi tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak di Desa Nampar Sepang. Bantuan dan perhatian dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian dapat terpenuhi.
Data mengenai jumlah rumah yang rusak, jumlah warga mengungsi, serta kondisi fasilitas umum tersebut masih bersifat data sementara dan dapat berubah sesuai hasil pendataan serta asesmen lanjutan di lapangan. (**)
