Guru SMK Negeri 6 Kupang Raih Juara Puisi

Guru SMK Negeri 6 Kupang, Varamitha Fraben Sikas, S.Kom., menerima piala dan sertifikat Juara 1 Lomba Menulis Puisi Nasional Guru Lulusan PPG Tertentu 2026.
JAKARTA — Guru SMK Negeri 6 Kupang, Varamitha Fraben Sikas, S.Kom., berhasil meraih Juara 1 Lomba Menulis Puisi Nasional Guru Lulusan PPG Tertentu 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 1.300 guru lulusan PPG Tertentu dari seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi ruang bagi para guru untuk mengekspresikan gagasan, pengalaman, dan kecintaan terhadap pendidikan serta Indonesia melalui karya sastra.
Piala dan sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., didampingi Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Varamitha Fraben Sikas, S.Kom., sekaligus membawa nama SMK Negeri 6 Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam ajang literasi tingkat nasional.
Sebanyak 81 karya puisi terbaik kemudian dihimpun dalam sebuah buku berjudul 81 Puisi Cinta Guru untuk Indonesia. Buku tersebut menjadi dokumentasi karya para guru sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kontribusi guru dalam memperkuat budaya literasi di Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, buku 81 Puisi Cinta Guru untuk Indonesia turut diserahkan oleh Varamitha Fraben Sikas kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Bagi Varamitha, kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam sebuah perlombaan. Prestasi itu menjadi momentum untuk terus belajar, semakin rendah hati, dan mensyukuri setiap proses yang telah dilalui.
“Kemenangan ini bukan tentang menjadi lebih hebat, tetapi tentang belajar semakin rendah hati dan menyadari betapa baiknya Tuhan. Ternyata, tidak ada doa dan perjuangan yang sia-sia ketika semuanya diserahkan kepada-Nya.”
Prestasi Varamitha menjadi bukti bahwa guru dapat menghadirkan karya tidak hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui literasi, kreativitas, dan karya sastra yang menginspirasi.
Dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, karya seorang guru kini turut menjadi bagian dari 81 karya puisi pilihan guru untuk Indonesia. (fd)